September 9, 2026

JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani di Bangka Belitung melalui Beasiswa Kelapa

Regenerasi petani menjadi salah satu tantangan penting bagi masa depan pertanian Indonesia. Di tengah semakin rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan perspektif baru menjadi semakin penting. Pertanian tidak hanya membutuhkan generasi yang mampu mengelola lahan, tetapi juga mereka yang dapat melihat peluang di balik perkembangan teknologi, inovasi, pengolahan hasil, hingga kewirausahaan.

Pendidikan menjadi salah satu langkah penting untuk mempersiapkan generasi tersebut. Melalui Beasiswa Kelapa, JHL Foundation mendorong akses pendidikan bagi mahasiswa sekaligus memperkuat perhatian terhadap masa depan sumber daya manusia di sektor pertanian. Program ini mengusung moto “Mencerdaskan dan Mensejahterakan Anak Bangsa Melalui Pertanian.”

Komitmen tersebut kembali diwujudkan di Kepulauan Bangka Belitung melalui penyaluran Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa Universitas Bangka Belitung pada 2 September 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya untuk memperluas akses pendidikan sekaligus membuka perspektif generasi muda terhadap pertanian sebagai sektor yang memiliki peran strategis bagi perekonomian dan masa depan Indonesia.

1.350 Mahasiswa Telah Menerima Beasiswa Kelapa

Hingga September 2026, Beasiswa Kelapa telah menjangkau sekitar 1.350 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. JHL Foundation menargetkan jumlah penerima mencapai 2.000 mahasiswa hingga akhir 2026.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Beasiswa Kelapa tidak ditempatkan hanya sebagai bentuk dukungan pendidikan, tetapi sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. Pendidikan dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk memperoleh pengetahuan sekaligus memahami berbagai perkembangan yang membentuk masa depan sektor pertanian.

Perspektif terhadap pertanian juga perlu berkembang seiring perubahan zaman. Pertanian tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi dan hasil panen, tetapi memiliki ekosistem yang lebih luas, mulai dari teknologi, pengelolaan lahan, pengolahan hasil, rantai pasok, pemasaran, ekonomi, hingga kewirausahaan.

Dengan pemahaman yang lebih luas tersebut, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengambil berbagai peran dalam ekosistem pertanian. Mereka dapat berkembang sebagai petani modern, agripreneur, pengelola perkebunan, profesional di industri pertanian, maupun pelaku inovasi yang membantu menciptakan nilai tambah dari hasil pertanian.

Dari Pendidikan ke Pengalaman di Lahan Pertanian

Penguatan regenerasi petani juga membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih dekat dengan praktik. Pengetahuan yang diperoleh di ruang kelas dapat menjadi lebih relevan ketika mahasiswa memiliki kesempatan untuk memahami bagaimana proses pertanian berjalan secara langsung.

Karena itu, JHL Foundation mendorong adanya kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam pengelolaan lahan pertanian. Di Bangka Belitung, salah satu gagasan yang disampaikan Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo adalah kerja sama antara Universitas Bangka Belitung dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) untuk pengelolaan lahan sekitar 1.000 hektare.

Lahan tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus lahan produktif bagi mahasiswa. Kelapa dapat dikembangkan sebagai tanaman utama, sementara area di antara tanaman dapat dimanfaatkan untuk komoditas seperti jagung, sayuran, vanili, dan tanaman berumur pendek.

Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami pertanian secara lebih menyeluruh. Tidak hanya mengenai bagaimana tanaman ditanam dan dipanen, tetapi juga bagaimana lahan dikelola, produktivitas diperhitungkan, komoditas dikembangkan, serta hasil pertanian memiliki nilai ekonomi.

Pengalaman semacam ini dapat mempertemukan pendidikan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga dapat mengenal proses pengambilan keputusan, pengelolaan sumber daya, hingga peluang kewirausahaan yang muncul dari sektor pertanian.

Membangun Generasi Pertanian Masa Depan

Melalui Beasiswa Kelapa, JHL Foundation melihat pendidikan sebagai bagian penting dalam menjawab tantangan regenerasi petani. Akses terhadap pendidikan, pengetahuan, teknologi, dan informasi dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk melihat pertanian sebagai sektor yang memiliki peluang dan masa depan.

Cara pandang tersebut menjadi penting karena tantangan pertanian tidak berhenti pada persoalan produksi. Pengembangan sektor pertanian juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perubahan teknologi, memahami kebutuhan pasar, mengembangkan produk, serta menciptakan nilai tambah dari komoditas yang dihasilkan.

Langkah di Bangka Belitung menjadi bagian dari upaya tersebut. Dengan memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong pengalaman praktis di sektor pertanian, Beasiswa Kelapa diarahkan untuk membangun sumber daya manusia yang tidak hanya berpendidikan, tetapi juga memiliki pemahaman terhadap potensi pertanian dari berbagai sisi.

Pada akhirnya, regenerasi petani bukan hanya tentang menghadirkan generasi penerus untuk mengelola lahan. Lebih dari itu, regenerasi berarti mempersiapkan generasi yang mampu membawa pertanian menuju arah yang lebih produktif, inovatif, dan bernilai tambah.

Dengan target 2.000 penerima hingga akhir 2026, Beasiswa Kelapa menjadi bagian dari komitmen JHL Foundation untuk mendukung pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi baru yang dapat berkontribusi terhadap masa depan pertanian Indonesia. Dari ruang pendidikan hingga pengalaman di lahan, program ini membuka peluang bagi generasi muda untuk melihat pertanian dengan perspektif yang lebih luas dan mempersiapkan peran mereka dalam membangun sektor pertanian di masa depan.

SHARE

Related Articles

September 9, 2026

JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani di Bangka Belitung melalui Beasiswa Kelapa

JHL Foundation mendorong regenerasi petani di Bangka Belitung melalui Beasiswa Kelapa sebagai upaya memperkuat pendidikan dan sumber daya manusia pertanian.

READ

September 9, 2026

Circular Economy di JHL Group untuk Menciptakan Dampak Berkelanjutan

Circular Economy di JHL Group menjadi bagian dari JHL Lestari melalui pemanfaatan kembali material, upcycling, dan optimalisasi sumber daya di berbagai unit bisnis.

READ

BAIC T1 resmi hadir di Indonesia untuk new energy strategy
July 28, 2026

BAIC Indonesia Luncurkan BAIC T1, Strategi New Energy Vehicle

BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama BAIC di Indonesia yang menandai dimulainya strategi New Energy Vehicle serta komitmen menghadirkan mobilitas berkelanjutan.

READ

ADDRESS

BAIC Tower

BAIC Tower Lt. 20 Jl. Gading Serpong Boulevard Blok S008, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Kab. Tangerang, Banten

info@jhlgroup.co.id  |  021-39521200

DOWNLOAD
MYJHL APP

OUR INDUSTRIES

Hospitality & Property

Business Partner