September 9, 2026

Circular Economy di JHL Group untuk Menciptakan Dampak Berkelanjutan

Setiap aktivitas operasional menggunakan berbagai sumber daya yang memiliki nilai dan fungsi. Ketika fungsi tersebut telah selesai, masih terdapat peluang untuk memberikan manfaat baru melalui pemanfaatan kembali, pengolahan, maupun penggunaan sumber daya secara lebih optimal.

Di JHL Group, pendekatan tersebut menjadi bagian dari Circular Economy dalam JHL Lestari, salah satu bagian dari Impactful Ecosystem. Melalui berbagai unit bisnis, prinsip Circular Economy diterapkan dengan melihat kembali potensi dari material, bahan pangan, hingga ruang yang tersedia.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada bagaimana suatu sumber daya digunakan, tetapi juga bagaimana masa manfaatnya dapat diperpanjang. Material yang telah digunakan dapat memiliki fungsi baru, bahan pangan dapat kembali dimanfaatkan, dan ruang yang tersedia dapat memberikan manfaat tambahan bagi operasional.

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya JHL Group untuk mengintegrasikan sustainability ke dalam aktivitas operasional sekaligus menciptakan pemanfaatan sumber daya yang lebih bertanggung jawab.

Menghadirkan Circular Economy melalui Berbagai Inisiatif

Penerapan Circular Economy di JHL Group hadir melalui pendekatan yang berbeda di setiap unit bisnis. Masing-masing inisiatif disesuaikan dengan kebutuhan operasional, namun tetap memiliki tujuan yang sama yaitu memperpanjang pemanfaatan sumber daya dan menciptakan nilai baru.

Noema Resort Pererenan

Di Noema Resort Pererenan, penerapan Circular Economy hadir melalui Daur Baur yang mengolah kertas bekas menjadi seed paper.

Inisiatif ini memberikan fungsi baru bagi kertas yang sebelumnya telah digunakan. Namun, Daur Baur tidak berhenti pada proses pengolahan material. Aktivitas tersebut juga menjadi pengalaman langsung bagi tamu melalui kegiatan hands-on, sehingga proses pemanfaatan kembali dapat menjadi bagian dari pengalaman selama berada di resort.

Tamu dapat mengikuti proses pengolahan kertas dan melihat bagaimana material yang telah digunakan dapat kembali dimanfaatkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai dan fungsi berbeda.

Noema Resort Pererenan juga menjalankan Leftover to Jam, yang memanfaatkan bahan pangan tersisa untuk diolah menjadi produk baru. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana bahan pangan yang masih memiliki potensi dapat kembali masuk ke dalam proses produksi, sehingga pemanfaatannya dapat diperpanjang.

Kedua inisiatif tersebut memperlihatkan penerapan Circular Economy melalui pendekatan yang sederhana namun terintegrasi dengan aktivitas operasional dan pengalaman tamu.

Episode Gading Serpong

Di Episode Gading Serpong, Circular Economy diterapkan melalui pemanfaatan kembali linen yang telah digunakan.

Melalui proses upcycling, linen diolah menjadi uniform, merchandise, dan laundry cover. Material yang sebelumnya memiliki fungsi sebagai perlengkapan operasional kemudian mendapatkan fungsi baru yang tetap relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Pemanfaatan kembali linen juga menjadi bagian dari upaya memperpanjang masa guna material. Selain itu, penggunaannya sebagai laundry cover turut mendukung pengurangan penggunaan material plastik dalam aktivitas operasional.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa Circular Economy dapat diterapkan dengan mengidentifikasi material yang tersedia dan mencari fungsi baru yang dapat memperpanjang masa penggunaannya.

JHL Solitaire

JHL Solitaire menghadirkan Linen Batik, sebuah inisiatif Circular Economy yang mengolah linen bekas menjadi uniform karyawan melalui kolaborasi dengan Adrie Basuki.

Melalui pendekatan desain dan upcycling, material yang sebelumnya telah digunakan mendapatkan fungsi baru sekaligus karakter yang berbeda. Linen tidak lagi berhenti sebagai material yang telah selesai digunakan, tetapi dikembangkan menjadi bagian dari kebutuhan apparel karyawan.

Kolaborasi tersebut juga memperlihatkan bagaimana Circular Economy dapat membuka ruang bagi kreativitas. Pemanfaatan kembali material dapat dikombinasikan dengan desain untuk menghasilkan produk yang memiliki fungsi sekaligus nilai estetika.

Herloom Hotel & Residence BSD

Sementara itu, Herloom Hotel & Residence BSD menerapkan Circular Economy melalui Mini Garden yang berada di area rooftop.

Area yang tersedia dimanfaatkan untuk menanam tanaman herbal yang kemudian digunakan untuk kebutuhan dapur. Dengan pendekatan ini, ruang yang sebelumnya tidak secara langsung berkaitan dengan proses produksi makanan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional.

Mini Garden menjadi contoh bahwa Circular Economy tidak selalu berkaitan dengan material bekas atau proses upcycling. Optimalisasi sumber daya juga dapat dilakukan melalui pemanfaatan ruang, sehingga sumber daya yang tersedia dapat memberikan manfaat lebih besar bagi operasional.

Circular Economy dalam JHL Lestari

Berbagai inisiatif di JHL Group menunjukkan bahwa Circular Economy dapat diterapkan melalui berbagai bagian dari aktivitas operasional. Kertas dapat diolah menjadi seed paper, bahan pangan tersisa dapat dimanfaatkan kembali, linen dapat memiliki fungsi kedua, dan ruang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional.

Meskipun memiliki bentuk yang berbeda, seluruh inisiatif tersebut berangkat dari prinsip yang sama yaitu memperpanjang pemanfaatan sumber daya dan menciptakan nilai dari apa yang sudah tersedia.

Sebagai bagian dari JHL Lestari, penerapan Circular Economy menjadi salah satu cara JHL Group menghadirkan praktik sustainability dalam keseharian bisnis. Pendekatan ini menempatkan pemanfaatan sumber daya sebagai bagian dari proses operasional, bukan sebagai aktivitas yang berdiri sendiri.

Setiap inisiatif juga menunjukkan bahwa sustainability dapat hadir melalui berbagai keputusan dalam aktivitas sehari-hari. Dari bagaimana material digunakan kembali, bagaimana bahan pangan dimanfaatkan, hingga bagaimana ruang dan sumber daya yang tersedia dapat dioptimalkan.

Pada akhirnya, Circular Economy menjadi bagian dari Impactful Ecosystem yang menghubungkan berbagai upaya untuk menciptakan dampak positif yang lebih berkelanjutan. Dengan terus menemukan cara untuk menggunakan kembali, mengolah, dan mengoptimalkan sumber daya, JHL Group berupaya membangun praktik operasional yang memberikan nilai lebih panjang bagi bisnis, lingkungan, dan masyarakat.

SHARE

Related Articles

September 9, 2026

JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani di Bangka Belitung melalui Beasiswa Kelapa

JHL Foundation mendorong regenerasi petani di Bangka Belitung melalui Beasiswa Kelapa sebagai upaya memperkuat pendidikan dan sumber daya manusia pertanian.

READ

September 9, 2026

Circular Economy di JHL Group untuk Menciptakan Dampak Berkelanjutan

Circular Economy di JHL Group menjadi bagian dari JHL Lestari melalui pemanfaatan kembali material, upcycling, dan optimalisasi sumber daya di berbagai unit bisnis.

READ

BAIC T1 resmi hadir di Indonesia untuk new energy strategy
July 28, 2026

BAIC Indonesia Luncurkan BAIC T1, Strategi New Energy Vehicle

BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama BAIC di Indonesia yang menandai dimulainya strategi New Energy Vehicle serta komitmen menghadirkan mobilitas berkelanjutan.

READ

ADDRESS

BAIC Tower

BAIC Tower Lt. 20 Jl. Gading Serpong Boulevard Blok S008, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Kab. Tangerang, Banten

info@jhlgroup.co.id  |  021-39521200

DOWNLOAD
MYJHL APP

OUR INDUSTRIES

Hospitality & Property

Business Partner