Penggunaan energi menjadi bagian penting dari aktivitas operasional sehari-hari, khususnya dalam industri hospitality yang melibatkan berbagai fasilitas dan kebutuhan operasional. Mulai dari pencahayaan, pendingin ruangan, hingga berbagai fasilitas penunjang pengalaman tamu, energi menjadi salah satu sumber daya yang terus digunakan untuk mendukung kegiatan bisnis.
Karena itu, pengelolaan konsumsi energi secara lebih bijak menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menciptakan operasional yang lebih efisien dan bertanggung jawab. Efisiensi tidak selalu berarti mengurangi fungsi fasilitas, tetapi bagaimana penggunaan energi dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang sebenarnya.
Di JHL Group, upaya tersebut diwujudkan melalui Saving Energy sebagai bagian dari JHL Peduli, salah satu bagian dari Impactful Ecosystem. Pendekatan ini mendorong optimalisasi penggunaan energi melalui berbagai langkah yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan operasional masing-masing unit bisnis.
Mulai dari pengaturan penggunaan lantai berdasarkan tingkat hunian hingga memberikan pilihan kepada tamu dalam penggunaan linen, berbagai inisiatif Saving Energy menjadi bagian dari upaya mengelola sumber daya secara lebih optimal sekaligus mempertahankan kualitas pengalaman hospitality.
Saving Energy melalui Pengelolaan Operasional
Penerapan Saving Energy di JHL Group tidak selalu membutuhkan perubahan besar dalam aktivitas operasional. Pengelolaan fasilitas secara lebih tepat, penyesuaian penggunaan energi dengan kebutuhan aktual, serta keterlibatan tamu dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak dalam keseharian.
Pendekatan tersebut diterapkan melalui berbagai inisiatif di beberapa unit bisnis JHL Group. Masing-masing memiliki cara yang berbeda, namun memiliki prinsip yang sama yaitu memastikan energi dan sumber daya digunakan ketika memang dibutuhkan.
Episode Gading Serpong
Di Episode Gading Serpong, Closing Floor menjadi salah satu inisiatif Saving Energy melalui pengaturan penggunaan lantai berdasarkan tingkat hunian.
Ketika tingkat hunian berada di bawah 50%, lantai yang tidak digunakan ditutup dan kebutuhan listrik pada area tersebut dimatikan. Dengan menyesuaikan penggunaan fasilitas terhadap tingkat hunian, energi tidak perlu digunakan pada area yang sedang tidak beroperasi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pengelolaan operasional yang lebih efisien. Alih-alih mempertahankan penggunaan energi pada seluruh area secara konstan, kebutuhan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual hotel.
Saving Energy melalui Closing Floor juga memperlihatkan bahwa optimalisasi energi dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan fasilitas. Area yang digunakan oleh tamu tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sementara area yang belum diperlukan dapat dikelola sesuai kebutuhan operasional.
JHL Solitaire
Di JHL Solitaire, upaya Saving Energy diterapkan melalui Eco Green Sign, yang memberikan pilihan kepada tamu untuk mengatur kebutuhan penggantian handuk dan linen selama masa menginap.
Dalam aktivitas hospitality, proses pencucian linen dan handuk menjadi bagian dari kebutuhan operasional sehari-hari. Dengan memberikan pilihan kepada tamu, penggunaan linen dapat disesuaikan dengan kebutuhan aktual selama masa menginap.
Ketika penggantian linen tidak diperlukan setiap hari, frekuensi pencucian dapat dikurangi. Hal ini turut mendukung penggunaan energi dan sumber daya yang lebih efisien dalam proses laundry.
Eco Green Sign juga menempatkan tamu sebagai bagian dari praktik Saving Energy. Pilihan sederhana selama menginap dapat menjadi bagian dari pengelolaan sumber daya yang lebih bijak, sekaligus memberikan ruang bagi tamu untuk berpartisipasi dalam praktik hospitality yang lebih bertanggung jawab.
Herloom Hotel & Residence BSD
Pendekatan serupa diterapkan di Herloom Hotel & Residence BSD melalui Hanging Tag.
Fasilitas ini memungkinkan tamu untuk menentukan kebutuhan pencucian linen dan handuk selama masa menginap. Dengan memberikan kontrol kepada tamu, penggunaan laundry dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehingga proses pencucian yang tidak diperlukan dapat diminimalkan.
Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa Saving Energy dapat diterapkan melalui perubahan kebiasaan yang sederhana. Ketika kebutuhan pencucian dapat diatur berdasarkan penggunaan aktual, energi dan sumber daya yang digunakan dalam proses laundry juga dapat dikelola secara lebih optimal.
Hanging Tag sekaligus menjadi bagian dari pengalaman tamu di Herloom Hotel & Residence BSD. Praktik sustainability tidak ditempatkan sebagai sesuatu yang terpisah dari hospitality, tetapi menjadi bagian dari pilihan yang dapat dilakukan selama menginap.
Saving Energy sebagai Bagian dari JHL Peduli
Berbagai inisiatif di JHL Group menunjukkan bahwa Saving Energy dapat diwujudkan melalui pengelolaan operasional yang lebih cermat dan keterlibatan berbagai pihak.
Pengaturan penggunaan lantai di Episode Gading Serpong membantu menyesuaikan konsumsi listrik dengan tingkat hunian. Sementara itu, Eco Green Sign di JHL Solitaire dan Hanging Tag di Herloom Hotel & Residence BSD memberikan kesempatan kepada tamu untuk turut berperan dalam mengoptimalkan penggunaan linen dan laundry.
Ketiganya memiliki pendekatan yang berbeda, namun berangkat dari tujuan yang sama yaitu menggunakan energi dan sumber daya sesuai kebutuhan. Pendekatan tersebut juga memperlihatkan bahwa efisiensi dapat menjadi bagian dari aktivitas operasional tanpa harus mengubah esensi pengalaman yang diberikan kepada tamu.
Sebagai bagian dari JHL Peduli, Saving Energy menjadi salah satu bentuk upaya JHL Group dalam membangun Impactful Ecosystem melalui praktik yang terintegrasi dengan aktivitas bisnis. Efisiensi energi tidak hanya dilihat sebagai target operasional, tetapi sebagai bagian dari kebiasaan dan keputusan sehari-hari.
Bagi JHL Group, penggunaan energi secara bijak bukan hanya tentang mengurangi konsumsi, tetapi tentang menciptakan cara kerja yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan. Ketika setiap fasilitas digunakan sesuai kebutuhan dan setiap sumber daya dikelola secara lebih terukur, praktik sustainability dapat hadir secara nyata dalam aktivitas operasional.
Dengan langkah yang konsisten, Saving Energy menjadi bagian dari perjalanan JHL Group dalam membangun operasional yang lebih bertanggung jawab, sekaligus mendukung terciptanya dampak positif bagi lingkungan dan masa depan.