Akses terhadap pendidikan tinggi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui dukungan pendidikan, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri untuk berkontribusi bagi masyarakat serta berbagai sektor pembangunan.
Komitmen tersebut diwujudkan JHL Foundation melalui Yayasan JHL Merah Putih Kasih dengan menyerahkan Beasiswa Kelapa 2026 kepada 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat, pada Senin (2/11/2026). Kegiatan penyerahan beasiswa berlangsung di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Universitas Mataram.
Program Beasiswa Kelapa 2026 menjadi bagian dari upaya mendukung keberlanjutan pendidikan sekaligus mendorong pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang menempuh pendidikan di bidang pertanian.
Memperluas Kesempatan Pendidikan bagi Mahasiswa
Penyerahan Beasiswa Kelapa 2026 mendapatkan apresiasi dari Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. Ia menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak melalui program beasiswa memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut, Sukardi mengungkapkan bahwa lebih dari 40 persen mahasiswa Unram saat ini membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Selain itu, terdapat sekitar 900 mahasiswa yang memperoleh fasilitas UKT nol rupiah.
Menurutnya, dukungan pendidikan seperti Beasiswa Kelapa 2026 dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi dan meraih cita-cita mereka.
Melalui program ini, JHL Foundation turut mengambil bagian dalam mendukung akses pendidikan tinggi. Pemberian beasiswa diharapkan dapat membantu mahasiswa menjalani proses pendidikan dengan lebih baik sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan kapasitas diri.
Mendorong Generasi Muda yang Siap Berkontribusi
Founder Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, menyampaikan bahwa program beasiswa yang dijalankan yayasan saat ini telah menjangkau sekitar 2.000 mahasiswa. Ke depannya, ia berharap jumlah penerima manfaat dapat bertambah sebanyak 1.000 mahasiswa pada tahun mendatang sehingga semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
Dalam pesannya kepada para penerima Beasiswa Kelapa 2026, Jerry menekankan pentingnya kesungguhan dan tanggung jawab dalam memanfaatkan kesempatan pendidikan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya membutuhkan kerja keras, tetapi juga kemampuan untuk bekerja cerdas dan menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana.
Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Ketekunan, kemauan untuk terus mencoba, serta kesediaan untuk mengembangkan kemampuan diri menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademis, tetapi juga proses membangun karakter, kapasitas, dan kesiapan generasi muda untuk mengambil peran di tengah masyarakat.
Menghubungkan Pendidikan dengan Potensi Agroindustri
Selain mendukung keberlanjutan pendidikan, kegiatan ini turut mengangkat pentingnya pengembangan sektor pertanian melalui pendekatan agroindustri.
Dalam kesempatan tersebut, Jerry Hermawan Lo memperkenalkan konsep pengembangan agroindustri yang dijalankan melalui Royal Agro Industri. Ia menjelaskan bahwa komoditas pertanian perlu dikembangkan melalui proses industrialisasi agar dapat menghasilkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa potensi sektor pertanian tidak hanya terletak pada produksi bahan mentah, tetapi juga pada kemampuan mengembangkan hasil pertanian menjadi berbagai produk olahan yang memiliki nilai ekonomi.
Pengembangan agroindustri membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan kompetensi di bidang pertanian, pengolahan, serta inovasi. Oleh karena itu, pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk memahami dan mengambil bagian dalam perkembangan sektor tersebut.
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yayasan JHL Merah Putih Kasih dalam memberikan beasiswa kepada putra-putri daerah. Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan pendidikan bagi generasi muda sekaligus mendukung pengembangan daerah.
Memperluas Dampak melalui Dukungan Pendidikan
Penyerahan Beasiswa Kelapa 2026 kepada 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram mencerminkan upaya JHL Foundation dalam memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui Yayasan JHL Merah Putih Kasih, program ini tidak hanya memberikan dukungan bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi untuk berkontribusi dalam perkembangan sektor pertanian dan agroindustri Indonesia.
Kolaborasi antara yayasan dan institusi pendidikan seperti Universitas Mataram juga memperlihatkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan kesempatan pendidikan yang lebih luas.
Ke depannya, melalui keberlanjutan program Beasiswa Kelapa, JHL Foundation berharap dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan menghadirkan kontribusi yang semakin luas bagi masyarakat. Dukungan terhadap pendidikan menjadi salah satu langkah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.